Social Icons

Jumat, 07 Desember 2012

Pertarungan untuk Masa Depan - Joyce Meyer, Battle for the Future


Setiap hari dalam hidup kita, kita mengambil keputusan. Dan keputusan yang kita ambil akan mempengaruhi keadaan kita besok. Janganlah kita hidup hanya untuk menanti natal atau liburan yang berikutnya tetapi haruslah kita sadar bahwa kita tidak akan selamanya berada di bumi itu. Pertanyaan yang penting ialah apakah yang akan kita tinggalkan selama kita hidup? Apakah itu berkat atau kutukan bagi orang lain?

Firman Tuhan menasihati kita untuk memilih jalan kehidupan dan bukan kematian bagi kita dan keturunan-keturunan kita supaya kita mempunyai hidup yang indah dan luar biasa. Kita tidak mempunyai masa depan kalau kita tidak meninggalkan berkat untuk orang-orang di sekeliling kita sekarang.
Mungkin ada dari antara anda yang membaca berpikir bahwa ini bukan untuk anda, karena anda tidak mempunyai keturunan. Tetapi walaupun ada dari kita yang belum atau tidak mempunyai anak, kita semua memepunyai anak-anak spiritual. Yesus sendiri pun tidak mempunyai anak kandung, tetapi Dia telah mengangkat kita sebagai anak-anakNya dan kehidupanNya menjadi berkat untuk begitu banyak orang. Namun kenyataannya, kita tidak selalu mempengaruhi orang-orang yang di sekeliling kita dengan pengaruh yang baik. Sangat menyedihkan bahwa kadang kita bukannya membangun tetapi malah menjatuhkan iman saudara-suadara seiman kita. Pernahkah anda renungkan mengapa dalam Alkitab sering tertulis keturunan-keturunan misalnya Abraham, Ishak dan Yakub? Karena setiap dari mereka meninggalkan banyak sekali pengaruh untuk keturunan-keturunan selanjutnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membangun dan mendidik anak-anak muda sekarang.

Keluaran 20:5 menyatakan bahwa dosa kita akan mempengaruhi keturunan kita selama 3-4 generasi. Jika kehidupan anda selalu berantakan, ada kemungkinan ini adalah pengaruh dari keturunan-keturunan sebelumnya. Memang selagi kita muda, kita tidak dapat memilih siapa orang tua kita atau jalan hidup kita. Tetapi ketika kita beranjak dewasa, kita bisa memilih jalan hidup kita sendiri. Joyce Meyer, seorang hamba Tuhan yang luar biasa pun mempunyai kehidupan yang berantakan sebelumnya karena keputusan-keputusan buruk yang diambil oleh ayahnya. Setelah dia beranjak dewasa, dia memilih untuk tidak hidup dalam kepahitan dan memilih jalan yang baik dan mengikuti Tuhan. Dia mempunyai determinasi yang tinggi sehingga tidak ada yang bisa mengubah keputusannya itu dan sekarang, dia hidup sebagai seorang pemenang dan hamba Tuhan yang sangat luar biasa. Karena Tuhan juga berjanji bahwa jika Dia menemukan seseorang yang akan mengasihiNya dan hidup dalam kebenaran dalam keturunan yang dulu membenciNya, Dia akan memberikan pengampunan untuk 1000 generasi selanjutanya.

Di Amerika, ada dua keluarga yang telah dipelajari mengenai keturunan-keturunannya. Yang satu bernama keluarga Max dan yang satu keluarga John Edwards. Max ialah seseorang yang tidak percaya Tuhan dan menikah seorang wanita yang juga tidak dalam Tuhan tetapi menyukai prinsip. Dan keturunan mereka dipelajari. 440 dari keturunan mereka mempunyai kebiasaan kehidupan yang hancur, 130 dari antara mereka menjadi narapidana yang menjalani hukuman penjara rata-rata selama 13 tahun (7 dari 13 karena pembunuhan), lebih dari 100 menjadi pencandu alkohol, 190 orang hidup dalam prostitusi, 60 adalah pencuri dan dari 20 orang yang belajar berdagang, 10 dari mareka belajar berdagang di penjara dan merugikan pemerintah.
Jonathan Edwards ialah seorang hamba Tuhan dan menikah dengan seorang wanita yang juga mengasihi Tuhan. Mereka mempunyai keturunan dan juga dipelajari. 300 orang dari keturunan mereka menjadi misionaris dan profesor dalam bidang teologi, 100 menjadi profesor di sekolah, 30 menjadi jaksa dan 30 menjadi hakim. 60 menjadi pengarang buku-buku klasik, 60 mengambil pekerjaan dalam bidang fisika, 14 menjadi presiden dalam universitas, banyak dari keturunannya menjadi sukses besar dalam pekerjaan mereka di industi-industri Amerika dan 1 menjadi wakil presiden Amerika!

Ingat bahwa keputusan kita akan mempengaruhi keturunan dan orang-orang di sekeliling kita. Jika ada dari antara saudara yang hidup dalam generasi yang kurang diberkati karena perbuatan nenek moyang atau orang tua, firman Tuhan sudah berjanji bahwa jika ada seorang yang bisa mengasihiNya dan membuat keputusan yang benar walaupun itu sangat sulit dan perlu banyak pengorbanan, Tuhan akan mengampuni dan memberkati keturunan anda selama 1000 generasi.God bless. (sumber: Eli Cohen)

http://www.jdn.or.id/renungan/146-pertarungan-untuk-masa-depan-joyce-meyer-battle-for-the-future.html
 

About Me

About Me
FACEBOOK TWITTER
LOGIN
Email:me@stefanussusanto.org

WELCOME IN THIS SITE

JOIN MAILING LIST HERE

VISITOR NOW